(1)
Empat bentuk relasi antara tuhan dan manusia: pertama, relasi
ontologis; antara tuhan sebagai sumber eksistensi manusia dan manusia
sebagai representasi yang eksistensinya berasal dari tuhan. Kedua, relasi
komunikatif; di sini tuhan dan manusia dibawa kedalam korelasi yang dekat
satu sam lain –tuhan tentu saja mngambil inisiatif- melalui komunikasi timbal
balik. Ketiga, relasi tuhan-hamba; relasi ini melibatkan tuhan sebagai
tuan (rabb), manusia sebagai hambanya (‘abd). Keempat, relasi etik;
relasi ini didasarkan perbedaan dua aspek. Tuhan yang kebaikannya tak terbatas
dan tuhan yang murka. Di sisi manusia terdapat rasa syukur di satu pihak dan
takut kepada tuhan di sisi lain. (toshihiko izutsu)
(2)
Tuhan bisa dimaknai sebagai misteri yang menakutkan
(mysterium tremendum) sekaligus misteri yang menggetarkan (mysterium
fascinosum). ((jenis misteri). (Rudolf Otto)
(3)
Doa
dalam diskursus mistik adalah bahasa kerinduan akan kekasih. Doa adalah bentuk
Rayuan seseorang kepada Tuhannya. Sebab Tuhan adalah kekasih (M. Irfan
Kurniawan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar